Aku merasa sebel dengan keadaan ini, kenapa juga disalahkan dan disalahkan lagi. Apakah aku salah dengan keputusan yang aku ambil, perlu diketahui bahwa aku ngambil keputusan ga asal, mungkin emang didasarkan oleh emosi tapi kan semua telah aku pikirkan dan aku tau apa yang aku rasa.
Hari ini aku merasa terhakimi, merasa disudutkan, merasa terintimidasi, ga dipercaya dengan apa yang aku rasa. Mungkin aku memang layak untuk diragukan mengingat aku sering meragu dengan apa yang aku jalani dan aku rasakan, tapi apakah aku juga layak untuk disalahkan dengan keputusn yang aku buat sendiri.
Apa yang aku rasa kan hanya aku yang tau, pertimbangan yang aku buat dalam menghadapi sesuatu juga hanya aku yang rasa, kecuali klo aku cerita ke orang lain. Bahkan orang terdekatku seperti ibu ato adik2ku klo ga ta kasih tau juga ga akan tau pasti dengan apa yang aku rasa, apalagi dengan orang lain.
Sepertinya semua yang aku rasa dimatanya selalu salah. Apa yang aku lakukan, yang aku baca, yang aku informasikan selalu saja dihubung2kan dengan apa yang dia rasa, apa yang terjadi dengan kita, emangnya semua kejadian itu selalu mirip2.
waaaaaaaaaaaaaaaa sebel, sebel, sebel.
(apa aku juga semenyebalkan itu ya...?)
aku selalu Salaaaaaaaaaaaaaaaaaah!!!!!! kayae lebih baik aku lebih banyak diam, lebih banyak mendengar dari pada ngomong selalu salah, ngomong make kertas kaya kemaren aja, lebih epektip. Tapi sampe kapan coba kayak gini....sebeeeeeeeeeeeeel. Sering banget ngadepin situasi kayak gini, jadi capek.....
Woi mznya inget ya....aku akan tanggungjawab dengan apa yang pernah aku tulis buat mznya. Terserah deh mau percaya ato ga, mau meragukan monggo, aku dah males dihakimi mulu.
Kenapa mantra sakti yang seharusnya ce yang sering ucapkan malah ga berpihak padaku, mantra sakti : "inget ga.....?" waaaaaaaaaa kenapa? kenapa? kenapa?
Satu hal yang mz perlu ketahui, bagaimanapun keadaan meragu yang aku hadapi, baik itu dalam tingkah laku, ucapan, maupun sikap, ga sekalipun aku ngremehin mznya, aku ga mempermainkan mznya, aku hanya sedang sibuk dengan perasaanku ndiri, bisakah hal itu di maklumi?
adakah mznya bisa mengerti???!!!!!???!!!!!
Klo mznya tetep kekeuh untuk meragukanku, takut disakiti, ga usah percaya sepenuhnya dan terus2an aja, bikin aja aku penyakitan, karena keseringan makan ati!!!!!
wahahahaha aku emosi......(ky orang ga waras aja : P )
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar